SOLUSI
MEMILIKI USAHA MASA DEPAN GO ONLINE 2025
Saat ini Indonesia telah memasuki
era informasi namun masih tertinggal. Untuk itu perlu diadakan revolusi mental
koperasi, dimana koperasi harus didukung oleh teknologi digital”. Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM)
sendiri telah diresmikan pada tanggal 20 Mei 2016, di Auditorium Kantor
Kementerian Koperasi dan UKM RI. Fokus dari jenis usaha KDIM ditujukan pada
tiga hal yaitu Perangkat (Device), Jaringan (Network), dan Aplikasi
(Application). Pada tahap awal ini KDIM mengajak bergabung masyarakat dengan
memberikan kelengkapan sebuah ponsel pintar untuk keanggotaannya. Dimana ponsel
pintar ini dapat digunakan untuk melakukan komunikasi sesama anggotanya.
Disamping sebagai bukti keanggotaan di koperasi yang diinisiasi oleh MASTEL
(Masyarakat Telematika Indonesia) dan APJII ( Asosiasi Penyelenggara Jasa
Internet Indonesia).
Sebagaimana diketahui, pengguna
internet di Indonesia terus bertambah. Indonesia adalah merupakan pangsa pasar
yang besar. Sangat disayangkan apabila tidak dimanfaatkan oleh para pelaku
usaha lokal. Banyak startup yang berhasil dalam mengembangkan dirinya, sehingga
mampu memanfaatkan pengguna internet lokal. Namun, tidak banyak investor lokal
yang mau mendukung para startup yang berhasil, sehingga para investor asing
memanfaatkan kesempatan itu.
Industri digital di Indonesia sangat
berpotensi menjadi pilar bagi pertumbuhan ekonomi di era milenial ini.
Pertumbuhan ekonomi digital yang sangat pesat, membuka lebar potensi-potensi
industri yang sehat dan kompetitif. Nilai tambah yang dihasilkan dari industri
digital sangat besar, dengan proses komersialisasi yang tidak mengenal batasan
jarak. Platform digital menawarkan ekonomi inklusif yang memberikan manfaat
serta peluang-peluang bagi setiap pelaku dalam rantai nilai. Di sisi lain,
pertumbuhan industri global tumbuh sedemikian pesat dan besarnya sehingga
merasuk sampai ke setiap lapisan masyarakat seluruh dunia. Kemajuan teknologi
serta kekuatan finansial dari industri global tersebut, bahkan mampu menyaingi
dengan sebuah negara.
Kenyataan tersebut membuat peluang
serta potensi di Indonesia lebih cepat dan lebih mudah terserap oleh kekuatan
industri global tersebut, ketimbang memberi nilai tambah bagi bangsa. Dalam
kondisi seperti itu, membangun industri digital di Indonesia sampai menjadi
kekuatan ekonomi bangsa, memerlukan upaya kolektif serta holistik dari segenap
insan digital di Indonesia. Dengan latar belakang pemikiran tersebut, maka para
pemangku kepentingan di industri digital bersepakat untuk membentuk Koperasi
Digital. Koperasi Digital, yang disebut Digicoop, adalah wadah yang paling
ideal dalam membangun ekonomi digital secara gotong-royong. Kepengurusan
Digicoop digawangi oleh para pelaku industri digital yang telah berpengalaman
malang melintang di industri lokal maupun global. Fokus usaha Digicoop dimulai
dari aplikasi, perangkat keras, sampai satelit dengan keuntungan bagi anggota
yang sangat besar dan beragam. Keanggotaan Digicoop terbuka bagi siapa saja
yang berniat mengambil peran-serta dalam membangun ekonomi Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar